Kompleks pekuburan itu terlihat senyap, dipagari pepohonan tegak tinggi termakan usia. Sejauh mata memandang hanyalah hamparan tempat peristirahatan mereka yang telah mati. Kesenyapan ini coba untuk ku bawa dalam diri, bahwa diri ini akan mengalami hal yang sama. Mereka-mereka yang terbaring di sini pasti merasakan kesepian seperti mereka-mereka yang ditinggalkan.
Sembari berjalan jauh masuk ke tengah pekuburan, mata ini harus dipaksakan untuk mengenali beberapa kuburan tua. Dan akhirnya berhenti pada sebuah kuburan tua yang kurang terawat. Ya.., kuburan yang tidak terawat karena almarhumah pemiliknya adalah seorang gadis yang hidup dalam kesendirian bersama ibunya pada masa yang lalu. Kuburan yang pada batu nisannya tertatah tulisan yang terlihat kabur termakan usia, “Kimya Kinanti…, lahir …, 1978, meninggal …, 1998”
Sambil meluruskan batu nisannya yang miring, aku berusaha membayangkan kembali keaslian wajah dan bentuk tubuhnya seperti waktu ia masih hidup dulu.
Seperti baru kemarin gundukan tanah itu masih terlihat kemerahan.., seperti baru kemarin pohon kemboja itu ditanam di ujung pusara.., seperti baru kemarin kupu-kupu hitam itu terbang melintas,.. dan seperti baru kemarin bau rambutnya wangi melati tercium. Juga.., terlihat jelas di mata ia berlari riang mengenakan pakaian warna biru langit, sambil memegang setangkai anyelir.., pada jalan sunyi itu, seperti baru kemarin dia menggelayut manja.., kemudian tersenyum dan berkata, “jikalau maut memisahkan kita, lepaskanlah aku dengan senyummu. Jikalau kita ditakdirkan bersatu, rangkullah aku dengan kehangatanmu.” read more…
Hahahaeeeeee…,
Kata teman ku Onte, “Likin, banyak orang yang punya banyak uang dan jabatan yang tinggi, tapi mereka tak miliki kesempatan seperti kita. Kita punya banyak kesempatan untuk membawa kaki, pikiran, badan, mungkin juga rasa, tuk menelusuri biru dan dalamnya lautan, terpaan angin, hujan, dan gelombang. Pikiran kita bisa bebas mengembara, melewati pekatnya kanopi hutan, dinginnya udara malam, sampai-sampai kita bebas mengatakan presiden dan pejabat negara lain sebagai kacung dari uang dan kekuasaan. Kita adalah orang yang bebas. Waktu pun tak mampu menghalangi kita, siapapun juga dia, kecuali Sang Pencipta.”
Kemarin malam waktu di Esania, kami kelompok orang gila yang dikaruniai Tuhan selembar nyawa dan memiliki prinsip hidup abnormal (pola pikir dan cara beraksi jauh di luar orang kebanyakan yang berpendidikan).
Auurrghhh, hanya ditemani beberapa botol air mineral, sekaleng biskuit Khong Guan, 4,5 bungkus LA menthol, beralaskan lifejacket di tikar pandan…, apa yang diceritakan, kalau yang berkumpul itu adalah sekelompok laki-laki dewasa yang memiliki jam terbang di hutan dan perairan lebih dari 1O tahun dan telah menaruh bekas tapak kakinya pada semua pulau terbesar di Indonesia. Malahan di antara kelompok orang gila itu ada yang pernah mengikuti short course di Harvard Univ.
Jawabannya hanya dua: Kalau tidak bicara tentang urusan kerja, pasti bicara tentang perempuan. read more…
“Kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya.., hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya. To Kill a Mockingbird by Harper Lee”
Diskusi tanpa ujung malam itu, sebenarnya membosankan. Apalagi dibumbui nada siapa benar – siapa salah dari apa yang sebenarnya telah tampak di depan mata hitam putihnya. Tapi biarkan semua itu mengalir seperti kata dia, yang sering menggunakan filosofis air sebagai “attitude base.” Dan aku tidak akan pernah membatasi sesuatu yang bersifat cair mengalir, biarkan ia mengalir apa adanya, dan kontur akalku lah yang akan membuat polanya.
Topik pembicaraan dari dia yang sering melompat, juga terkadang arogan, bisa membuat kepala dan hati pendengar menjadi sedikit pening dan sakit. Dan yang paling tidak mengenakan adalah kata-katanya yang sering ingin menunjukan bahwa “saya mengetahui semuanya” dan “saya bisa berpikir layaknya orang dewasa.” Bagiku, ini hal yang menarik untuk terus ditelusuri kemana ujungnya. Kalaupun nanti tak ber-ujung, aku harus tegas untuk menentukan ujungnya. Biar sikapnya itu tidak sampai menjelma jadi bumerang bagi dirinya sendiri.
Terkadang aku harus lebih memilih diam, ketika dia sedang berbicara penuh semangat dan sering menggunakan kosa kata yang aneh ditelingaku. Yang paling lucu, kalau sambil tertawa dia menggunakan idiom salah satu suku besar Nusantara untuk menyatakan sesuatu. Hmmm, perempuan yang membingungkan. Butuh kejernihan pikir untuk bisa menangkap simbol-simbol lisan yang disampaikan. read more…
Sebuah tulisan yang tak akan pernah selesai.., penuh dengan lompatan-lompatan paragraf.., kata dan kalimatnya tidak bersesuaian, tapi cukuplah menjadi renungan dan pertanda bahwa hidup tidak selalu tunduk pada keinginan diri. Segala sesuatu terjadi hanya atas kehendakNya. Aku bingung.., harus mulai dari mana.., dan berhenti pada mana.
Tak kuasa tangan ini menyentuh keyboard laptop, juga pikiran ini menjadi kelu, seakan hari ini hanya penyesalan dan tangis yang dapat ku tumpahkan. Tapi pada siapa, keluh kesah ini akan ku sampaikan.., kecuali pada Tuhan ku. Alam seakan tidak seindah hari-hari yang lalu. Pada sajadah lah.., ku tumpahkan semuanya.., tetes demi tetes air mata, ku jatuhkan sembari mengharapkan sebuah keajaiban. Jikalau kebingungan adalah pikiranku saat ini.., maka penyesalan adalah temanku. Tapi.., semuanya telah terjadi, mungkinkah labirin waktu dapat ku telusuri ke masa lalu? Agar kehidupan dapat ku tata sesuai tuntunan Rasulullah.
Ya Allah.., sekian lama aku melupakanMu! Sekian banyak nikmat yang kau berikan, tapi kesombonganku mengalahkan semuanya. Kenapa harus dia.., bukan aku yang merasakan itu! Aaakkhhh..,
Harapanku hanya pada pertolongan Allah.., sesungguhnya terdapat tanda-tanda kebesaranNya pada seluruh isi alam. Asa ini harus ku gantungkan pada tempat yang paling tinggi, kenapa ke-aku-an mengalahkan ku. Padahal dia yang tidak mengetahui apapun masih terus berzikir dalam alam rahim seirama detak jantungnya yang perlahan.
Tuhan ku.., mimpiku hanya satu: Fatih (penakluk) dan Haidar (pemberani) akan kujadikan benteng dan pembawa panji-panji kebesaran Islam. Dalam kesunyianku, aku meniatkan mereka syahid di jalanMu. Tapi Allah Maha Tahu, Dia Maha Kuasa, mungkin mimpi dan niatku cukuplah menjadi milik ku sendiri. Ya Muqollibalquluub.., tsabi qolbi alaadiinni.. Engkaulah yang berkuasa atas hati ku.
Ingin ku lihat keceriaan, canda dan tawa mereka, tapi Engkau menghendaki yang lain. Aku telah menyiapkan semuanya.., aku menginginkan mereka beriman padaMu, bukan karena terlahir dari ayah dan ibu mereka yang muslim. Tapi karena perjuangan mendapatkan iman, karena belajar pada alam ciptaanMu, dan karena Engkau meridhoi Islam menjadi agama mereka.
Persis seperti angin yang berhembus melalui rumah: dia mengangkat satu sudut karpet dan mengibarkan tikar, menyebabkan debu terbang ke dalam udara, meneriakkan air di dalam kolam, dan menyebabkan cabang dan dedaunan pohon berderai. Semua hal itu tampak jadi amat berbeda; padahal dari titik pandang maksud, prinsip dan realitas mereka semuanya satu. Karena gerakan mereka semuanya berasal dari satu angin yang berhembus. (Fihi Ma Fihi, Jalaluddin Rumi). read more…
Tidak semua janin dapat berkembang dengan sempurna, ada kalanya terjadi kelainan-kelainan pada janin.
Kelainan-kelainan pada janin
- Malformasi atau cacat dapat terjadi melalui tiga cara yaitu:
- Pengaruh bahan berbahaya dari lingkungan luar selama periode awal perkembangan
- Penerusan abnormalitas genetik dari induknya.
- Aberasi kromosom yang terdapat pada salah satu gamet atau yang timbul pada pembelahan pertama.
Kelainan-kelainan pada janin diantaranya adalah :
Teratoma adalah tumor yang mengandung jaringan derivat dua, tiga lapis benih. Terjadi saat janin masih embrio. Terjadinya teratoma adalah karena embrio awal (tingkat clivage, blastula, awal grastula) lepas dari kontrol organizer. Ia seperti tubuh yang kembar tidak seimbang yang satu dapat tumbuh normal yang lain hanya gumpalan jaringa yang tdak utuh atau tidak wajar. Teratoma disebut juga fetus in fetu atau bayi dalam bayi.
Sindrom Down
Sindrom down merupakan kelainan fisik janin dengan ciri ciori yang khas seperti retardsi mental, kelainan jantung bawaan, otot-otot melemah (hypotonia), leukimia, hingga gangguan penglihatan dan pendengaran,. Kelainan ini terjadi karena kelainan pada kromosom yaitu pada kromosom 21. Pada penderita ini memiliki tiga unting kromosom 21 (Corebima, 1997). read more…
Akurat Deteksi Kelainan Janin Dengan USG
Pemeriksaan USG kehamilan disarankan untuk dilakukan agar perkembangan janin dapat dilihat. Dengan USG 2D, 3D, ataupun 4D, bisa dideteksi kelainan yang mungkin terjadi pada calon jabang bayi.
Banyak yang bisa didapat dari pemeriksaan USG (ultrasonography), misalnya menentukan usia kehamilan, melihat kondisi kehamilan, termasuk kelainan janin. Idealnya, pemeriksaan USG dilakukan tiga kali selama masa kehamilan. Begitu penuturan Dr Indra NC Anwar, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Bunda Jakarta. “Selalu melakukan USG setiap kali periksa ya tidak apa-apa. Tetapi, biayanya kan jadi mahal. Kalau tidak diperlukan, lebih baik tidak usah terlalu sering USG,” ujar Manajer Klinik Fertilitas Morula ini.
Biaya semakin mahal terutama bila menggunakan model USG tiga dimensi (3D) atau yang terbaru, empat dimensi (4D). USG merupakan alat pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara ultra. Gelombang tersebut kemudian akan diubah menjadi gambar. Hasil pencitraan bisa dilihat melalui layar monitor.
Tiga Kali Saja
Dibandingkan USG dua dimensi (2D), tentu saja teknologi 3D dan 4D lebih maju. Melalui USG 3D, gambar janin dapat dilihat secara utuh, seolah-olah melihatnya secara langsung. Pada USG 4D, kita bahkan bisa melihat gerakan seperti gerakan jari, kepala, hingga denyut jantung janin. read more…
,,,,,,,,,,,,



