16
Jul
09

Aku Menuntut Perubahan


Seratus lobang kakus

Lebih berarti bagiku

Ketimbang  mulut besarmu

Tak penting

Siapa yang menang nanti

Sudah bosen kami

Dengan model urip kayak gini

Ngising bingung, hujan bocor

Kami tidak butuh mantra

Jampi-jampi

Atau janji

Atau sekarung beras

Dari gudang makanan kaum majikan

Tak bisa menghapus kemlaratan

Belas kasihan dan derma baju bekas

Tak bisa menolong kami

Kami tak percaya lagi pada itu

Partai politik

Omongan kerja mereka

Tak bisa bikin perut kenyang

Mengawang jauh dari kami

Punya persoalan

Bubarkan saja itu komidi gombal

Kami ingin tidur pulas

Utang lunask

Betul-betul merdeka

Tidak tertekan

Kami sudah bosan

Dengan model urip kayak gini

Tegasnya=

Aku menuntut perubahan.

Wiji Thukul : “Aku Ingin Jadi Peluru”


0 Responses to “Aku Menuntut Perubahan”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




"Likin" kata temanku

Asma al Husna

Asmaul Husna

Holy Qur’an

Pada Tanah Kita Pijak Bersama

Tanah,...benda mati yang mempunyai sifat menghidupkan..., dari tanah kita ada dan hidup,...pada tanah kita kembali. Pencarian hakekat diri dan hidup, sejatinya dilakukan di tanah,...karena pada tanahlah kita berpijak. Lalu,...menulis pengembaraan diri pada lembaran-lembaran tanah dengan bertintakan peluh dan rasa.

Klik tertinggi

  • None

Arsip ku

Kategori

Blog Stats

  • 4,652 hits

Beasiswa Indonesia Scholarship

Profil Facebook Soleecheen Abdoel

 

July 2009
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Join My Community at MyBloglog!

EBOOK GRATIS

Karrimor.id

Karrimor