Papua Menggugat


Kami anak-anak papua tidak bisa tidur nyenyak… apalagi bermimpi indah tentang hari esok, duduk berpangku tangan…, apalagi bernyanyi mengukuti musik yang kamu mainkan.2506_41s

Yang sekian lama membuyarkan cita-cita kami akan makna kebebasan. Sekian ama kami dalam rengkuhan kerakusanmu…, darah kami telah kau hisap,  dan tubuh kering kami telah kau campakkan di atas tanah, pelukan ibu kami.

Semua milik kami telah kau ambil…, kayu, emas, tembaga, minyak, tanah dan lain titipan anak cucu…, juga kau menanam benih-benih kotor munafik pada rahim perawan-perawan kami.

…yang teringgal pada kami, hanya darah dan air mata mengalir…, terus tercurah membasahi tanah kami tak berpengharapan. Dan kalau engkau menghendakinya juga… kami akan memberi sambil tersenyum.

…tapi jangan engkau pernah meminta pusaka kami, meski tangannmu mengulur madu dan emas. Pusaka kami adalah KEMERDEKAAN atas TANAH PAPUA.

Yang tersisa ini akan kami pertahankan, meski nyawa harus lepas dari tubuh, meski tetes darah terakhir haru tumpah…, ingatlah kau, SEJENGKAL TANAH papua adalah SETETES DARAH kami.

Biarlah tubuh kurus kami terbaring berbalut tanah…, tapi ia  akan menyuburkan semangat perlawanan…, terus…terus… tubuh kami akan terbaring sambil tengadah pada langit papua yang biru…, sambil bertanya, Tuhan dimanakah keadilan, yang pernah kau janjikan dalam kesucian kitab-kitab dan rasul-rasul Mu.

sejarah tanah tempat keita semua pijak akan bersaksi di hari kemudian, bahwa kami hanyalah korban sejarah yang kau tulis.

Mnu Kwar, akhir Desember 2008

3 thoughts on “Papua Menggugat

  1. Macam mana pula, oh Republik Indonesiaku. Ketika pesawat-pesawat tempur Republik Indonesia yang dibayar angsur itu terbang, perasaanku sempat merinding dan sempat yakin Indonesia masih ada. Konon pesawat-pesawat itu tak bisa terbang karena terbatasnya anggaran. Sedih. Kalau saja sumber-sumber alam Indonesia dikelola lebih menguntungkan Indonesia seperti negara-negara Amerika Latinnya Evo Morales, Hugo Chaves atau Kubanya Fidel Castro, kalau saja negeri ini dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang peduli rakyat negara dan bangsa seperti negara-negara tersebut yang tidak mau dibohongi negara lain, lebih suka berdikari dan sumber alam penting digunakan sebesarnya kemakmuran rakyat, korupsi teri dan kakap diberantas benar, jenderal-jenderal polisi dan tentara semuanya dan anggota-anggota DPR yang ikut bermain sandiwara dan pengkhianat rakyat memang benar-benar sayang rakyat dan negara, mau memberi contoh hidup sederhana dan anti korupsi dan memberantas korupsi benar-benar, bukan pura-pura, atau pencitraan, tapi hidup sederhana sesederhana rakyat yang dibuat miskin, dalam merdeka lama, aku yakin Indonesia akan hebat seperti cita-cita Sukarno dan menjadi seperti negara-negara lain tersebut. Tapi mengapa negeri ini dibuat begini? Ketika aku ingat kenyataan Indonesia saat ini, bukan seperti yang dicita-citakan Sukarno, sekajap pun hilang kebanggaanku melihat pesawat-pesawat tempur itu terbang. Hilang pula perasaanku yang tadi sempat merinding dan sempat yakin Republik Indonesia masih ada. Macam mana pula. Kita lalu lebih dibohongi dengan UU maupun peraturan sepihak yang juga untuk membodohi kita bangsa Aceh. Di Arab sendiri, kanun hanya berlaku di sedikit negara Arab khususnya Arab Saudi. Ada orang-orang yang sengaja membodohi kita bangsa Aceh, seperti Hurhonje Belanda yang dimanfaatkan VOC untuk membodohi kita, dia pun hafal al-Qur’an supaya kita kagum, VOC berhasil menjajah kita 300 tahun, baru kita bangkit dan sadar setelah sangat lama, setelah akhirnya mnucul pehlawati-pahlawati kta seperti Cut Nyak Din. Kenapa peraturan aneh itu hanya berlaku di Aceh saja? Ini jelas devide et ampera. Dibangkitkan kedaerahan dan disesatkan dengan alasan kita Muslim, apa pula ini? Juga kita bangsa Papua, miskin terus selamanya, padahal kita punya emas, tembaga dll melimpah dan ada di pulau kita.

  2. ANAK PAPUA ….Mereka juga MANUSIA,,jangan hinakan meraka ,,meraka saudara kita…jgn remehkan meraka,,,jangan lantaran mereka pendidikannya terbelakang dari kamu,,lantas kamu seenaknya mempermainkan meraka dengan bahasa yang meraka tidak mengerti,,,kamu tebar IMING DAN JANJI yang pada akhirnya BOHONG semua..jangan…..jangan,,, skali lagi jangan ….mereka lugu…meraka polos…biarkan meraka tidur nyenyak,,bermimpi indah,,,,bernyanyi semerdu nyanyian kamu….rentangkan senar tali gitar PERSAHABATAN dengan meraka,,,meraka merindukannya…mereka tidak meminta lebih,,,sebiji Umbian,segenggam sagu sudah cukup mengantarkan meraka kemasa depan yg lebih cerah…ANAK PAPUA ,,,KITA DISINI KAWAN,,,DIPINGGIR JALAN INI…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s