Hijau Hari Ini


Hijau sejauh mata memandang

Tampak berbaris rapi, bak serdadu gagah

Senapan tersandang di pundak

Bayonet menghunus tajam

Lengannya panjang

Saling bergenggaman kanan kiri

Mereka berangkulan pundak

Saling menjamah, pelukan yang erat

Hijau, sejauh mata memandang

Petak demi petak

Meter demi meter

Hektar demi hektar

Ratus, ribu, jutaan, mungkin milyaran hasta…,

Tak ada hamparan tersisa,

Juga jalan setapak…,

Apalagi parit dialiri air

Tak juga sinar menembusinya, biarpun matahari

Apalagi tempat bermain anak kampung

Hijau sejauh mata memandang

Seperti kemarin,… kemarin dulu

Dulu sekali…,

Kala halaman itu belum terpagar

Terlilit kawar berduri

Dipagari gardu pada setiap sudut

Hijau sejauh mata memandang

Tapi bukan seperti hijau warna kemarin

Bukan melambangkan hijau dedaunan

Bahkan hijau nyanyi burung

Atau hijau memang hijau

Hijau yang berarti hijau

Hijau suara alam

Hijau gemercik air,… mengaliri liku tanah membasahi bebatuan

Lubuk yang melahirkan buih

Buih melahirkan udara

Udara menghidupi kehidupan

Hari ini, hijau tidak lagi hijau

Seperti hijaunya kemarin

Seperti hijau yang bersahabat

Hijau yang membagi senyum

Hijau yang mempersembahkan keakraban

Hijau yang menyedekahkan kemakmuran

Hijau yang menyiratkan damai

Hijau yang terujar…, hijau sejati

Hijau dari mulut mereka, yang berucap hijau adalah hijau daun

Hari ini, hijau adalah hamparan yang bukan hijau

Hijau yang dilumuri pestisida

Hijau yang dibaluti insektisida

Hijau semu,… hijau yang dilukis dengan tinta

Campuran…, adonan chemical

Mencetak hijau-hijau semu

Pada hamparan tanah tak berselimut humus

Pada sekujur tubuh berborok,… luka membusuk

Tanah bukanlah tanah, kecuali bau menyumbat hidung

Tanah hanyalah sebuah warna: coklat, hitam, merah,… mungkin juga kuning,

Karena bercampur comberan pabrik

Dibungkus sisa tak terpakai,…

Diiringi jeritan roh penasaran…, milik buruh keringatan

Tanah busuk, disirami darah, dibasahi air mata, dirajam mesin pabrik

Hijau, apakah hijau arti sebenarnya hijau

Kini, hijau adalah merah

Membara di ujung laras senapan

Tapi tak tunduk dihujam sepatu aparat

Hijau,… kehidupan yang hidup

Warna yang tidak hanya menerima, tapi juga memberi

Hijau, teriakan dari balik jeruji

Semboyan dari punggung gunung

Permohonan di balik malam

Doa dalam rintihan rimbunan hutan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s