Kekasih Tersembunyi


Tarikan nafas kembali memenuhi kalbuku

Itulah maksud kasat mata

Mencarimu…

yang bersembunyi di antara bait-bait kata.

Bersama kepak -kepak sayap subuh

kukirim rintihan mengukir doaku…

menyembur keluar dari raga…

Aku menukik jauh ke bumi.

Bersama mereka…

ku mainkan asmara yang langka…

tanpa tujuan… tanpa aturan.

Ku menyelinap masuk di antara timbunan kitab.

Ku tengadah menatap… lautan lembaran

mengitari tubuhmu di peraduan..

yang terbalut kafan senggama.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s