Harus mengaduh?


“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.

Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” QS. 13 : 28.

Yaa QUDDUUS

Aku termangu dalam diamku…  lidahku menjadi kelu,

tapi bukan tak melafalkan keagungan dan kesucianMU.

Yaa QUDDUUS

Hatiku jadi perih dalam diamku…  mataku tak berair mata,

tapi bukan tak mengingat nikmat dan kurniaMU.

Yaa QUDDUUS

Aku telah menjadi lalai terhadapMU

Aku telah meniadakanMU

Aku mematikanMU

Aku… tanpaMU.

Yaa QUDDUUS

Ku hadapkan wajah kusamku pada selainMU,

semuanya jadi kosong dan hampa.

Bayangku adalah bayangan semu.

Yaa MALIK

Tangisku tak berair mata…

tak berpengharapan…

tak berkesudahan…

tak tersampaikan…

dan tak bernilai ikhlas.

Yaa JABBAAR

Apakah kematian bisa menjauhkanku dari kekerdilan jiwa?

Apakah kematian bisa menghilangkan aibku?

Apakah kematian bisa membunuh senduku?

Apakah kematian bisa membebaskanku?

Apakah kematian bisa memperbaikiku?

Apakah kematian harus jadi pilihanku?

Yaa FATTAAH

Sudah tak ada lagi yang pantas ku perlihatkan,

aku terasing dengan diri dan hidupku,

aku bisu dengan teriakanku,

aku buta dengan ilmuku,

aku tuli dengan akalku,

hingga… hidupku tak sejatinya hidup.

Yaa MU’IZZ

terangilah hatiku sekali lagi dengan cahaya iman dan ilmu

ku bersumpah dengan kesucian dan keagungan namaMU yang HAK

ku bersumpah dengan kelembutan namaMU yang SUCI

KAU yang menggenggam ruhku…

KAU yang membolak balik hatiku…

ku ingin tangisku… tangis tak berair mata… tangis tak berperasaan…

hanya tertuju padaMU.

Aku ingin kembali seperti sepuluh tahun lalu…

waktu empat puluh hari sujudnya hatiku lebih dulu hadir di rumahMU…

sebelum adzan berkumandang.

Yaa SAMII’

Ku ingin mewariskan ilmu-ilmuku yang berasal dariMU… kepada anak cucuku.

Ku ingin mati dalam balutan terang Laa Ilaaha Illa Allah.

“Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” QS. 22 : 46.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s