Awal Mula Belajar


Pertikaian-pertikaian yang terjadi, sesungguhnya bukan suatu hal yang harus disedihkan dan disesali. Apalagi dikatakan salah. Karena hal itu bisa kita artikan sebagai suatu dinamika berpikir untuk pendewasaan diri, bila kita cepat sadar akan kekeliruan-kekeliruan yang kita perbuat dan kemudian melakukan perubahan-perubahan yang berarti.

Sebagai makhluk yang berakal, sudah selayaknya kita menguji dan membangun sebuah kerangka berpikir personal yang terbuka untuk memahami realitas sekitar secara benar, kelebihan dan kelemahan diri sendiri, dan memberikan ruang yang cukup untuk mengenal gaya berpikir dan kelemahan serta kelebihan orang lain.

Semoga kita sama-sama bisa memahami, bahwa awal mula belajar adalah DIAM (merenung – berpikir), MELIHAT dan MENDENGAR, dan kemudian BERTANYA (merasa belum mengetahui).

Sumber gambar: http://tashfiyah.net/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s