Mimpi atau Realitas


Apakah ini sebuah mimpi yang bermain di perasaan? Ataukah sebuah realitas dari suatu kebadian?

Kuburkan aku di situ, agar darahku menyatu dengan tanah materi asalku. Jangan tanamkan nisan… dan jangan menaruh setangkai melati di atas gundukan tanah merah ini. Karena aku telah mengharapkan nisanku adalah angin… dan melati itu adalah hujan.

Sesungguhnya, angin dan hujan akan menghapus jejak-jejak kepiluan yang pernah ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s