Ke-aku-an manusia terhadap alam


Tak ada kitab-kitab kuno maupun kitab-kitab masa kini yang jujur membicarakan harmonisasi hubungan antara manusia dengan alamnya sebagai dua entitas bumi yang saling membutuhkan. Itu terjadi, karena hakikat manusia tak bisa melepaskan diri dari ke-AKU-annya dalam melihat, berpikir, dan merasakan sesuatu. Yang ada hanyalah manusia di berbagai masa berbicara tentang bagaimana memperlakukan alam sebagaimana mestinya agar alam tetap mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Penyampaian kembali pengetahuan-pengetahuan tentang harmonisasi manusia – alam lebih bersifat cuplikan – petikan kebajikan hidup. Lebih banyak juga disampaikan dalam bentuk saduran dan gubahan dari karya-karya fenomenal generasi-generasi terdahulu di kitab alam yang tertulis dan tidak tertulis tanpa mengetahui asal lahir dan tujuannya.

Bila ingin belajar lebih jauh dan berdaulat dalam berpikir tentang substansi makna dari kedua entitas itu, maka masukilah urat-urat kehidupan alam secara utuh, agar kau tidak hanya terpesona dengan keindahan alam semata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s