Mereka berkata tentang alam


Sungguh aneh, mungkin bisa kita katakan sebagai sesuatu yang lucu😛

Mereka tidak pernah merasakan ganasnya taring gelombang samudera merobek malam dan damainya jemari ombak menerpa pasir pantai. Tetapi mereka berani mengajari sesama tentang kebijaksanaan gelombang samudera dan pukulan lembut ombak mengelus bibir pantai.

Mereka tidak pernah memasuki lebatnya hutan, yang kanopinya mampu menghilangkan silaunya cahaya matahari menikam kulit bumi, tapi mereka mengajari sesama tentang nyanyian merdu dedaunan… tarian indah ranting-ranting pohon…, hingga mereka berkata kepada sesamanya… “pohon-pohon itu sedang mendendangkan tembang-tembang kehidupan untuk mengajari manusia.”

Mereka tidak pernah mendaki dan bersujud memuliakan Tuhannya di puncak gunung-gunung… dan mendekap erat halimun senja dengan kedua tangannya sendiri, tapi mereka mengajari sesamanya, bahwa gunung adalah pasak-pasak bumi yang melambangkan ketegaran… dan mendekap halimun sore adalah ketekunan dalam hidup🙂

Aaauuuuuurrrghh…, mungkinkah kitab-kitab alam memiliki edisi revisi sesuai dengan sifat manusia dan perubahan jaman?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s