Renungan 1


Hanya dengan merenungi penciptaan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya, maka lahirlah kesadaran bahwa diri ini begitu kecil di hadapan Allah Azza wa Jalla.

Apa yang harus disombongkan, bila seekor semut telah mampu memberikan pelajaran kepada manusia, gabungan dari tetesan air mampu memenuhi laut, dan belatung mampu menghancurkan jasad tak bernyawa…

Manusia terus memberikan makan kepada jasad dan ruhnya. Tetapi pada saat bersamaan, waktu terus memakan usianya.

Pencarian-pencarian panjang di dunia hanya melahirkan dua hal utama, yaitu: Sedih dan Bahagia. Sedih dan Bahagia adalah dua hidangan utama yang tak bisa tidak harus diterima oleh setiap anak manusia di meja kehidupannya. Inilah sajian yang tak mengenal selera, kecuali keharusan untuk menerima ketetapanNya yang bersifat pasti.
Ketika matahari didekatkan ke atas ubun-ubun manusia…
Ketika Rasulullah Saw meneteskan air mata memikirkan dan menyaksikan keadaan umatnya.
Padang MAHSYAR…, semoga selalu terpikirkan dalam benak kita.
———————————–
Sumber gambar:  http://moebarak.files.wordpress.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s